Dynamic Blinkie Text Generator at TextSpace.net

Sabtu, 31 Maret 2012


YAMAHA JUPITER MX VS HONDA SUPRA X 125

Tabloid Otomotif Edisi 33:XV memuat “Test Ride Yamaha Jupiter MX135LC.” Di sana dijelaskan keunggulan & sedikit kelemahan MX. Tidak lupa disertai tabel hasil pengukuran performa MX. Yang menarik adalah 2 halaman di belakangnya yang memuat artikel berjudul: “Tes Honda Supra X 125 vs PGM-FI, Bagaikan Bumi & Langit.” Artikel ini mengulas perbandingan performa antara Supra X 125R (tampilan full racing) dengan Supra X 125 PGM-FI (injeksi). Lengkap dengan tabel performa keduanya.

Mengapa aku mengatakan “menarik”? Yap, karena aku lebih cenderung membandingkan Jupie MX dengan Supra PGM-FI. Berikut adalah data head-to-head ke-2nya.

Tampak bahwa jika Supra X 125R langsung dibandingkan dengan MX, maka bebek mahal Honda ini jelas diasapi MX yg harganya lebih murah. Dengan keluarnya MX, tampak Honda bagai kebakaran jenggot. Dan akhirnya Honda mendongkrak pamornya dengan mengeluarkan Supra X 125 PGM-FI walau dengan wajah lebih culun dari pada versi R. Mungkin agar harganya tidak terlalu mahal? Yg jelas harganya saja sudah lebih mahal 1,5 juta dari pada versi karburator.

Wah, berarti harganya lebih mahal 2 jutaan lebih dari pada Jupie MX dong? Tapi apakah performa bisa mengungguli MX? Ternyata tetap “diasapi” oleh MX. Walau pun demikian, PGM-FI & R tetap lebih irit dari pada MX.

Sekedar simulasi, jika harga terpaut 2 juta, Anda akan pilih mana? Motor keren dengan kinerja tinggi atau motor culun yg irit tetapi muahaaal harganya? Catatan: dengan 2 juta rupiah Anda dpt membeli bensin 200 kali dengan asumsi setiap kali isi Rp. 10.000 (aku kalau isi bensin biasanya cuma segitu). Kalau sebulan kurang lebih 10 kali isi bensin, berarti dengan duit segitu bisa untuk mengisi bensin 20 bulan. Astaga!!! Hampir 2 tahun (kurang 4 bulan).

Akhirnya, dengan berat hati, aku mengatakan bahwa Yamaha Jupiter MX amat-sangat lebih murah dengan selisih harga yg jika dikonversi dalam bentuk bensin, Anda akan mendapatkan keuntungan isi bensin 20 bulan. Tidak salah & tidak menyesal sedikit pun aku membeli Yamaha Jupiter MX.

MEMILIH VELG MOTOR


MEMILIH VELG MOTOR 

Salah satu bagian yg mendapat perhatian besar dan menjdi pertimbangan bagi konsumen dalam membeli motor adalah velg. Selain sebagai spare part motor yg cukup vital, velg sekaligus juga merupakan asesoris yg bisa membuat motor Anda semakin gagah. Akan tetapi, sebelum memutuskan utk membeli sepeda motor ada baiknya utk terlebih dulu mengenali tipe velg dan sekaligus cara merawatnya agar tertap awet.

Ada dua tipe utama spare part motor dari velg sepeda motor (spare part motor). yakni velg palang (solid wheel), di mana velg dan pendukungnya di buat sebagai satu kesatuan unit yg biasanya terbut dari alumunium (cetak). Sedangkan satu lagi adalh velg jari-jari (spoke wheel). Tipe ini paling banyak dikembangkan oleh pabrikan sepeda motor, di mana hubungan velg dengan garpu disatukan oleh kawat-kawat logam yg membentuk pola tertentu.

Velg motor logam (sering disebut velg racing atau velg palang) terdiri dari campuran alumunium, karbon, dan logam lain. Pada awalnya campuran logam ini juga dicampur dengan magnesium, tapi karena sifatnya yg mudah terbakar, maka mag-allog velg dilarang utk dipergunakan balapan.

Sesuai perkembangan model, saat ini banyak motor dan spare part motor yg mempergunakan velg (rim wheel) logam, karena lebih ringan, akurat, dan efisien, Akan tetapi harganya relatif lebih mahal. Kelebihan inilah yg membuat velg tipe ini sering dipergunakan pada balap motor, sehingga dikenal dengan nama velg racing. Selain tampak lebih gagah, velg ini juga sangat baik utk ban tubeless, karena posisi duduk ban pada velg lebih sempurna.

Ban tubeless disarankan utk velg logam, lantaran ketika ban mengalami kebocoran, maka Anda tdk perlu melepas ban dari velg, sehingga kerusakan pada velg dapat terhindar. Lain halnya dengan velg jari-jari (conventional spoke wheel rim).

Sejarah Kota Bandung


Era Pajajaran
Daerah yang sekarang dikenal dengan nama Bandung semula adalah ibukota Kerajaan Padjajaran (tahun 1488). Namun dari penemuan arkeologi kuno, kota tersebut adalah rumah bagi Australopithecus, Manusia Jawa. Mereka tinggal di pinggiran sungai Cikapundung sebelah Utara Bandung, dan di pesisir Danau Bandung. Gambar dan fragmen dari sisa tengkorak dan artifak Batu Api, dapat dilihat di Museum Geologi Jl. Diponegoro 57. Bandung.
Era Kolonial Belanda
Pada tahun 1786 mulailah dibangun jalan yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Cianjur dan Bandung. Arus pendatang dari Eropa meningkat pada tahun 1809 saat Louis Napoleon, penguasa Belanda, memerintahkan Gubernur Jendral H.W. Daendels, untuk meningkatkan pertahanan di Jawa melawan Inggris. Untuk mengirimkan logistik mereka memerlukan jalan. Karena daerah pantai banyak terdapat rawa-rawa, akhirnya mereka membangun jalan ke arah selatan, melewati dataran tinggi Priangan.
The Groote Postweg (Jalur Pos Terhebat) dibangun 11 mil ke arah utara sampai ke jantung kota Bandung. Seperti biasa dengan kecekatannya, Daendels memerintahkan bahwa ibukota direlokasikan ke jalan tersebut. Bupati Wiranatakusumah II memilih sebuah tempat di bagian selatan jalan dari sisi sungai sebelah barat Cikapundung, dekat sepasang sumur keramat, Sumur Bandung, yang menurut rumor di lindungi oleh dewi Nyi Kentring Manik. Di daerah ini dia membangun dalemnya (istananya) dan alun-alun (pusat kota). Mengikuti orientasi tradisional, Mesjid Agung di tempatkan di sisi selatan, dan pasar tradisional di sisi timur. Rumahnya dan Pendopo (tempat pertemuan) terletak di bagian selatan menghadap gunung keramat Tangkuban Perahu. Saat itulah Kota Kembang lahir.
Sekitar pertengahan abad ke 19, Amerika Selatan cinchona (quinine), teh Assam, dan kopi diperkenalkan pada para dataran tinggi. Pada akhir abad itu Priangan terdaftar sebagai daerah pertanian paling menguntungkan se-propinsi. Pada tahun 1880 rel kereta api menghubungkan Jakarta dan Bandung telah selesai, dan menjanjikan perjalanan selama 2 1/2 jam dari keramaian ibukota Jakarta ke Bandung.
Dengan perubahan gaya hidup di Bandung, hotel, cafe, pertokoan muncul untuk melayani para petani yang entah datang dari dataran tinggi atau dari ibukota sampai daerah pesiar di Bandung. Kalangan masyarakat Concordia terbentuk dan dengan ruang tarinya yang besar merupakan magnet yang menarik orang untuk menghabiskan akhir pekan di kota. Hotel Preanger dan Savoy Homann adalah hotel-hotel pilihan. Braga di sepanjang trotoarnya terdapat toko-toko eksklusive Eropa.
Dengan adanya rel kereta api, cahaya perindustrian berkembang. Begitu panen tanaman mentah telah dapat langsung dikirimkan ke Jakarta untuk pengiriman lewat laut ke Eropa, sekarang proses utama dapat dilakukan secara efisien di Bandung. Orang Cina yang tidak pernah tinggal di Bandung berangsur-angsur datang untuk membantu menjalankan beberapa fasilitas dan mesin dan pelayanan bagi industri-industri baru. Pecinan muncul pada masa ini.
Pada masa awal abad ini, Pax Neerlandica di proklamasikan, menghasilkan perubahan dari pemerintahan militer menjadi sipil. Dengan ini muncul polis tentang desentralisasi untuk meringankan beban administrasi dari pemerintahan pusat. Dan demikianlah Bandung menjadi kotamadya pada tahun 1906.
Perubahan ini memberikan dampak besar pada kota. Balai kota dibangun di ujung utara Braga untuk mengakomodasi pemerintahan yang baru, terpisah dari sistem masyarakat yang asli. Ini kemudian di ikuti oleh pengembangan yang jauh lebih besar saat markas besar militer dipindahkan dari Batavia ke Bandung sekitar tahun 1920. Tempat yang dipilih adalah di bagian timur Balai Kota, dan yang didalamnya terdapat tempat tinggal bagi Panglima perang, kantor, barak, dan gudang persenjataan.
Pada awal abad ke-20 kebutuhan untuk mempunyai seorang profesional yang memiliki kemampuan khusus menggerakan pendirian sekolah tinggi teknik yang disponsori oleh warga kota Bandung. Pada saat yang sama rencana untuk memindahkan ibukota Hindia Belanda dari Batavia ke Bandung sudah matang, kota ini di perluas ke utara. Distrik ibukota ditempatkan di bagian timur laut, daerah yang tadinya adalah persawahan, dan sebuah jalan raya direncanakan untuk dibuat sepanjang 2.5 kilometer menghadap Gunung Tangkuban Perahu dengan Gedung Sate di ujung selatan, dan sebuah monumen kolosal disisi lainnya. Pada kedua sisi dari gedung yang megah ini akan terdapat permukiman bagi kantor-kantor milik permerintahan kolonial.
Sepanjang bantaran sungai Cikapundung diantara pemandangan alam terdapat Kampus Technische Hoogeschool, asrama dan bagian pengurus. Bangunan tua kampus ini dan pemandangannya mencerminkan arsiteknya yang genius Henri Maclain Pont. Di bagian barat daya disediakan untuk rumah sakit dan institute Pasteur, di lingkungan pabrik kina yang tua. Pembangunan ini direncanakan dengan sangat teliti mulai dari arsitekturnya dan perawatan secara detail. Tahun sebelumnya tidak lama sebelum pecahnya perang dunia ke 2 merupakan tahun keemasan bagi Bandung dan dikenang sebagai Bandung Tempoe Doeloe.
Tonggak-Era Kemerdekaan
Setelah Indonesia merdeka, Bandung menjadi ibukota provinsi Jawa Barat. Bandung merupakan tempat terjadinya konferensi Bandung pada tanggal 18 April – 24 April 1955 dengan tujuan untuk promosi ekonomi dan kerjasama budaya antara negara Afrika dan Asia, dan untuk melawan ancaman kolonialisme dan neokolonialisme oleh Amerika Serikat, Uni Soviet atau negara-negara imperialis lainnya.

Senin, 26 Maret 2012

BIMOTA motoclycle


Bimota adalah produsen, kecil Italia sepeda motor kustom dan produksi. Perusahaan ini didirikan pada 1973 di Rimini, Italia olehBianchi, Morri dan Tamburini. Nama perusahaan adalah portmanteau berasal dari dua huruf pertama dari setiap nama keluarga tiga pendiri ', yaitu Bianchi Morri Tamburini.
Karena keadaan desain frame dan kemasan secara keseluruhan adalah miskin, [1] Bimota terkonsentrasi awalnya untuk membangun berkualitas tinggi sepeda motor di seluruh mesin yang ada. Sejak awal mereka disesuaikan model atas Suzuki, Honda dan Kawasaki. Selama akhir 1970-an, Bimota juga membantu mengembangkan dan membangun sepeda motor dicap sebagaiLamborghini. Pada 1980-an mereka juga disesuaikan sepeda motor Yamaha dan Ducati.
Pendiri dan lama kepala Bimota itu desainer Tamburini telah menjadi pemain berpengaruh dalam pengembangan merek Italia lainnya, yang paling penting karyanya pada Ducati, populer 916 diPaso Ducati, dan MV Agusta F4; desainer lain seperti kepalaBimota saat ini Sergio Robbiano juga terlibat dengan lebih besarvolume produsen.

Kamis, 22 Maret 2012

pecatu daya listrik


Pencatu daya listrik

Secara garis besar, pencatu daya listrik dibagi menjadi dua macam, yaitu pencatu daya tak distabilkan dan pencatu daya distabilkan. Pencatu daya tak distabilkan dan Pencatu daya distabilkan.Pencatu daya tak distabilkan merupakan jenis pencatu daya yang paling sederhana. Pada pencatu daya jenis ini, tegangan maaupun arus keluaran dari pencatu daya tidak distabilkan, sehingga berubah-ubah sesuai keadaan tegangan masukan dan beban pada keluaran. Pencatu daya jenis ini biasanya digunakan pada peranti elektronika sederhana yang tidak sensitif akan perubahan tegangan. Pencatu jenis ini juga banyak digunakan pada penguat daya tinggi untuk mengkompensasi lonjakan tegangan keluaran pada penguat. Pencatu daya distabilkan, pencatu jenis ini menggunakan suatu mekanisme loloh balik untuk menstabilkan tegangan keluarannya, bebas dari variasi tegangan masukan, beban keluaran, maupun dengung. Ada dua jenis kalang yang digunakan untuk menstabilkan tegangan keluaran, antara lain:
  • Pencatu daya linier, merupakan jenis pencatu daya yang umum digunakan. Cara kerja dari pencatu daya ini adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC lain yang lebih kecil dengan bantuan Transformator. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan menggunakan rangkaian penyearah tegangan, dan di bagian akhir ditambahkan kondensator sebagai penghalus tegangan sehingga tegangan DC yang dihasilkan oleh pencatu daya jenis ini tidak terlalu bergelombang. Selain menggunakan diode sebagai penyearah, rangkaian lain dari jenis ini dapat menggunakan regulator tegangan linier sehingga tegangan yang dihasilkan lebih baik daripada rangkaian yang menggunakan diode. Pencatu daya jenis ini biasanya dapat menghasilkan tegangan DC yang bervariasi antara 0 - 60 Volt dengan arus antara 0 - 10Ampere.
  • Pencatu daya Sakelar, pencatu daya jenis ini menggunakan metode yang berbeda dengan pencatu daya linier. Pada jenis ini, tegangan AC yang masuk ke dalam rangkaian langsung disearahkan oleh rangkaian penyearah tanpa menggunakan bantuan transformer. Cara menyearahkan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan frekuensi tinggi antara 10KHz hingga 1MHz, dimana frekuensi ini jauh lebih tinggi daripada frekuensi AC yang sekitar 50Hz.
Pada pencatu daya sakelar biasanya diberikan rangkaian umpan balik agar tegangan dan arus yang keluar dari rangkaian ini dapat dikontrol dengan baik.

cara merawat velg

Motor dengan Velg racing dan ban tubeless/ istMotor dengan Velg racing dan ban tubeless/ ist

Salah satu bagian yang mendapat perhatian besar dan menjadi pertimbangan bagi konsumen dalam membeli motor adalah velg (velek). Spare part motor yang cukup vital ini juga sekaligus asesoris yang bisa membuat motor Anda semakin garang.Terutama untuk para bikers dan komunitas motor yang memang membutuhkan style dalam berkendara.
Sebaiknya, sebelum memutuskan untuk membeli sepeda motor terlebih dulu mengenali tipe velg dan sekaligus cara merawatnya agar tetap awet. Velg sepeda motor terdiri dari dua jenis, yakni velg palang (solid wheel) dan velg jari-jari (sopke wheel).
Lalu bagaimana dengan velg racing, velg motor logam ini terdiri dari campuran alumunium, karbon, dan logam lain. Pada awalnya, campuran logam ini juga dicampur dengan magnesium, namun karena sifatnya yang mudah terbakar, maka mag-alloy velg dilarang untuk dipergunakan dalam keperluan balapan.
Velg jari-jari tebalVelg jari-jari tebalSesuai perkembangan model, saat ini banyak motor dan spare part motor yang mempergunakan velg rim wheel logam, karena lebih ringan, akurat, dan efisien.  Akan tetapi, harganya relatif lebih mahal.
Kelebihan inilah yang membuat velg tipe ini sering dipergunakan pada balap motor, sehingga dikenal dengan nama velg racing. Selain tampak lebih gagah, velg ini juga sangat baik untuk ban tubeless, karena posisi dudukan ban pada velg lebih sempurna.
Ban tubeless disarankan untuk velg logam, lantaran ketika ban mengalami kebocoran, maka tidak perlu melepas ban dari velg, sehingga kerusakan pada velg dapat dihindari. Lain halnya dengan velg jari-jari (conventional spoke wheel rim) yang tidak bisa menggunakan ban tubeless.
Velg RacingVelg RacingJika kita telah mengenali velg, maka ada baiknya tidak menyepelekan perawatannya. Berikut tips memelihara velg sepeda motor.
Periksa tekanan udara (angin), sesuai rekomendasi pabrik, baik diisi nitrogen ataupun udara biasa. Mengukur tekanan udara ini bertujuan untuk menghindari kerusakan velg.
Jika ingin mengganti atau melepas ban, gunakan alat yang tepat. Sebab penggunaan alat yang kurang tepat dapat merusak logam velg yang sifatnya lunak. Selain itu, velg logam pada kendaraan roda dua juga memerlukan dynamic balancing, sehingga hindarilah lubang ketika memacu motor agar tidak mempercepat kerusakan velg.
Velg Super LebarVelg Super LebarJika membeli motor dengan velg logam, disarankan memilih sistem rem cakram. Ingat bahwa dalam velg logam dengan sistem rem kanvas, drum itu sendiri adalah velg. Tidak ada drum yang terpisah.
Dengan demikian jika drum rem mengalami kerusakan atau aus, maka Anda harus membeli velg logam secara keseluruhan.
Satu hal lagi, disarankan untuk tidak memperbaiki velg di rumah, khususnya jika belum paham benar terhadap spare part yang satu ini. Velg logam memang dapat diperbaiki, tapi jika kerusakannya sudah parah, patah misalnya, disarankan untuk tidak diperbaiki. Segeralah mengganti dengan yang baru.
So, selamat berkendara!

Tips Modifikasi Motor: Bikin Velg Jari-jari Untuk Ban Tubeless



Buat anda penggemar modifikasi motor. Penggunaan ban tubeless biasanya hanya diaplikasikan pada velg palang atau castwheel karena konturnya yang padat dan tanpa celah. Sehingga memungkinkan menggunakan ban luar tanpa harus pengaplikasikan ban dalam lagi.


Jadi, jelas tidak mungkin jika velg jari-jari mengaplikasikan ban tubeless. Karena pada nipple jari-jari jelas menyisakan lubang yang mudah dilalui udara.


Nah, mungkin Anda sering bertanya-tanya karena saat ini banyak motor yang menggunakan velg jari-jari tapi ban yang digunakan adalah jenis tubeless. Khususnya motor-motor yang sisebut sebagai supermoto.


Kok bisa sih?


Ok, yuk kita pelajari bagaimana rumah modifikasi mengaplikasikan ban tubeless pada velg jari-jari.


Langkah pertama yang harus dilakukan adalah cuci seluruh bagian velg dengan carian sabun dan bilas dengan air bersih, agar sisi bagian dalam velg tidak ada debu, oli atau minyak yang menempel untuk menghindari lapisan penutup lubang yang digunakan mengelupas.


Setelah kering dan pastikan sudah bersih dari debu dan minyak, tetesi Loctite di seluruh sela nipple jari-jari hingga merata agar nipple menempel pada tapakan velg.


Usai melumuri seluruh nipple jari-jari dengan Loctite hingga kering, gunakan Sikaflex 221 untuk menutupi seluruh tapakan velg bagian dalam khususnya bagian nipple jari-jari agar tak ada celah atau lubang. Pastikan penggunaan Sikaflex 221 merata pada seluruh velg bagian dalam dan pusatkan pada bagian nipple jari-jari.


Lantas diamkan velg yang telah dilumuri Sikaflex paling tidak selama 24 jam agar benar-benar kering. Bisa juga menggunakan pemanas agar lebih cepat kering. Namun lebih baik tunggu setelah 24 jam agar benar-benar kering dan melekat di velg.


Langkah terakhir, lapisi velg yang telah dilumuri Sikaflex dengan Silicone Glass Sealant atau yang biasa digunakan untuk mengelem kaca. Lakukan pelapisan Silicon glass secara bertahap setiap 10 cm dan terus dilakukan langkah yang sama hingga seluruh velg bagian dalam terlapisi Silicon Glass dan diamkan hingga kering paling tidak selama 2 hari.


Yang perlu diperhatikan saat pengaplikasian Sikaflex dan Silicon Glass adalah bagian ujung atau sisi velg yang dilapisi. Karena jika sedikit saja ada celah, sudah pasti velg tersebut tak bisa digunakan untuk ban tubeless.


Penggunaan Sikasflex untuk velg berukuran 3.5 – 5 inch bisa menghabiskan 2 – 5 tabung Sikaflex 221. Begitu juga dengan penggunaan Silicon Glass Sealant.


Jika pembuatan velg tubeless jari-jari di bengkel, paling tidak konsumen harus merogoh kocek hingga Rp 450 ribu. Tapi semua tergantung ukuran velg yang digunakan, makin besar dan lebar velg nya, makin mahal pula biaya yang dikeluarkan.